Fakta mengenai Industri dan bisnis Rokok di Indonesia

No Smoking

Senin, 04 November 2013

Tanya Jawab Seputar Fatwa Haram Merokok PP Muhammadiyah


Fatwa haram merokok yang telah dikeluarkan oleh majelis Tarjih dan tajdid pimpinan pusat muhammadiyah merupakan lompatan lompatan jauh dari muhammadiyah,  dan juga lompatan besar bagi bangsa Indonesia. Penetapan fatwa ini terjadi karena berbagai dampak negative merokok bagi kesehatan, sosial dan ekonomi semakin dirasakan oleh masyarakat.

Senin, 22 Juli 2013

Skizofrenia

Saat tugas di luar kota, saya sempat berpapasan beberapa kali dengan orang dengan gangguan jiwa atau yang biasa kita sebut ORANG GILA. Kondisi tersebut sempat saya bahas dan diskusikan bersama teman. Uniknya di daerah tersebut jumlah penderita gangguan jiwa cukup banyak. Terbesit dibenak saya untuk mencari tahu tentang gangguan jiwa, penyebab dan pengobatannya. Hasil penelusuran saya, gangguan jiwa yang biasa kita temui masuk dalam golongan skizofrenia. Skizofrenia gangguan otak yang menyebabkan perubahan pikiran dan perilaku penderitanya karena tidak dapat membedakan antara khayalan dan kenyataan.

Sabtu, 22 Desember 2012

Semua orang merokok di sini?



Sudah 2 tahun peraturan daerah mengenai Kawasan Tanpa Rokok di kota Pontianak di berlakukan. Tepat 27 Desember 2012 kebijakan tersebut dievaluasi penerapan, sasaran dan capaiannya. Menarik untuk mengkaji efektivitas perda tersebut di masyarakat. Jika melihat pengalaman beberapa kota dan kabupaten lain yang juga telah menerapkan perda serupa, kepatuhan masyarakat terhadap perda KTR masih rendah bahkan cenderung menurun. Hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan di Bogor tahun 2011 memperlihatkan kepatuhan masyarakat sebesar 80% untuk tidak merokok di kawasan yang telah ditetapkan, menurun dibandingkan tahun 2010. Kondisi serupa juga masih terlihat di kota Pontianak, secara kasat mata masih banyak masyarakat yang merokok di wilayah publik, seperti restoran, perkantoran, pasar, wilayah pendidikan bahkan di rumah bersama anggota keluarga lain.

Senin, 17 Desember 2012

Rokok adiktif. Benarkah?


Adalah judul berita yang bisa teman-teman baca di beberapa headline majalah online di internet belakangan ini. Salah satunya di situs yang cukup populer Vivanews. NU beranggapan UU Kesehatan yang menyebutkan tembakau mengandung zat adiktif telah menimbulkan keresahan petani tembakau atas kesinambungan lapangan pekerjaan mereka.

BPJS tekor jika menanggung perokok


Pelaksanaan UU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) masih aktif Januari 2014 nanti. Tapi, warning pengelolaan yang tepat sudah mulai bermunculan. Diantaranya diutarakan oleh anggota dewan Jaminan Sosial Nasional Dr Fachmi Idris. Dia mengatakan, anggaran BPJS bisa tekor jika pecandu rokok juga ikut tertanggung.

Social Determinantof Health???


Belakangan ini determinan sosial kesehatan menjadi sebuah discourse yang benar-benar hangat dibicarakan di dunia kesehatan khususnya kesehatan masyarakat. Hal ini terjadi terutama sejak WHO mempublikasikan sederet evidence terkait faktor-faktor sosial yang terbukti mempengaruhi derajat kesehatan suatu kelompok populasi. 

Minggu, 18 November 2012

SIM untuk Perokok


Pasti anda biasa mendengan kata SIM, alias surat izin mengemudi. Tetapi, apakah anda pernah mendengan surat izin untuk menggunakan barang tertentu di bidang kesehatan? Sama halnya dengan mengemudi, sebentar lagi para perokok juga harus mengurus SIM. Surat Ijin Merokok, untuk dapat merokok dengan tenang. Ide ini datang dari seorang profesor kedokteran dari University of Sydney, Australia, Simon Chapman. Dan ternyata mendapat sambutan hangat dari para ahli kesehatan yang lain. Tujuannya jelas, untuk mengurangi dampak buruk tembakau yang hampir menyerang semua lapisan masyarakat, terutama perokok.

Minggu, 05 Agustus 2012

Mitra Keluarga dan Rumah Bebas Asap Rokok Dusun Suryowijayan

Ditengah maraknya masyarakat perokok aktif yang semakin meningkat terutama di kalangan remaja, sebuah kampung di Kota Yogyakarta tepatnya warga RW 06 Ds. Suryowijayan membuat sebuah terobosan dengan mencanangkan program “Rumah Bebas Asap Rokok”.

Selasa, 26 Juni 2012

Ponsel dan Kecelakaan

Penelitian oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mengenai penggunaan ponsel saat berkendara menyebutkan bahwa mayoritas pengendara merasa perangkat elektronik tidak mempengaruhi caranya berkendara. Sebaliknya, saat mereka duduk di kursi penumpang, mereka akan merasa sangat tidak aman dengan pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara.

SMS Berdampak Besar pada Kesehatan Remaja


Short Message Service (SMS) atau yang dikenal di Indonesia dengan pesan singkat ternyata menimbulkan masalah kesehatan lebih besar pada kaum remaja. Menurut harian Amerika Serikat, New York Times, semua aksi jempol dan gerakan pengulangan dalam kegiatan SMS bisa menyebabkan masalah otot.

AS Dukung Pil Cegah HIV untuk Orang Sehat

Panel merekomendasikan regulator AS untuk menyetujui pil harian, Truvada, untuk digunakan oleh orang-orang sehat yang dianggap berisiko tinggi terkena virus penyebab AIDS. Sebelumnya sejumlah petugas kesehatan dan kelompok yang aktif di komunitas HIV menolak obat ini. Penolakan didasarkan pada pertimbangan bahwa pengguna akan mendapat rasa aman yang palsu dan kekhawatiran akan munculnya jenis HIV baru yang kebal obat.

Dunia Belum Bebas dari Polio

Meskipun adanya penurunan kasus polio dibandingkan pada tahun lalu, ancaman penularan terus terjadi terkait jumlah dana dan vaksinasi yang dibutuhkan. Penurunan jumlah kasus polio pada empat bulan pertama di tahun ini, dibandingkan pada periode yang sama di tahun lainnya, kasus ini terus terjadi di Nigeria, Pakistan, Afghanistan, dan Chad.

Anak dan Perempuan Jadi Target Industri Rokok

Pihak Komisi Nasional Perlindungan Anak (KPA) menyatakan telah sebanyak 163.923.599 anak dan perempuan Indonesia telah terkontaminasi dan menjadi korban rokok.

Perokok Pemula Semakin Bertambah dan Semakin Muda

Perokok pemula di Indonesia yang berusia 5-9 tahun meningkat dari tahun ke tahunnya. Bahkan, peningkatannya sebanyak enam kali lipat dalam 12 tahun terakhir ini, yakni 71.126 anak di tahun 1995 menjadi 426.214 di tahun 2007.

Tembakau Pembunuh Utama 6 Juta Orang di Dunia

Tembakau, bahan dasar pembuatan rokok, membunuh enam juta orang setiap tahunnya. Menjadikan tumbuhan dari genus Nicotiana ini sebagai salah satu penyebab kematian utama di dunia. Ironisnya, "pembunuhan" ini bisa dicegah. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendesak negara-negara di dunia untuk melawan derasnya pertumbuhan rokok. Salah satunya dengan penerapan kebijakan yang mampu melindungi masyarakat dari bahaya tembakau.

Rabu, 20 Juni 2012

Komnas Anak Gugat Kemenkes Soal Rokok


Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) akan menggugat Kementerian Kesehatan pada akhir Mei 2012 terkait regulasi mengenai rokok yang dipandang selama ini belum memberikan perlindungan kepada anak-anak.

Menkes Baru Dukung Pengesahan RPP Tembakau


Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi berjanji akan terus mendorong agar Rancangan Peraturan Pemerintah Pengendalian Dampak Produk Tembakau yang digagas almarhumah Endang Rahayu Sedyaningsih dapat segera disahkan guna mengurangi dampak tembakau bagi masyarakatnya yang serius. 

Selasa, 19 Juni 2012

Best Practice: Badan Konseling untuk Membantu Kecanduan Rokok

Quit Tobacco Indonesia (QTI) mengatakan sekitar 70-80 persen perokok sebenarnya ingin berhenti merokok. Namun, hanya separuh dari mereka yang akhirnya benar-benar dapat berhenti merokok total sebelum usia 60 tahun. Sebanyak 20 persen perokok menggunakan konseling dalam usaha mereka berhenti merokok. 

Rabu, 02 Mei 2012

Selamat Jalan Bu Endang

Menteri Kesehatan Republik Indonesia non aktif dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, DR.PH lahir 57 tahun lalu di Jakarta pada 1 Februari 1955. Beliau memperoleh gelar dokter pada tahun 1979 dari dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 

Selasa, 01 Mei 2012

Model Evaluasi CDC

Tujuan dari evaluasi adalah mengetahui keberhasilan dari program promosi kesehatan yang telah dilaksanakan. Dalam kerangka evaluasi, seperti kerangka CDC dan RE-AIM, biasanya pada akhir evaluasi disarankan untuk menyusun rekomendasi. Rekomendasi inilah yang terkait dengan upaya menjaga keberlangsungan dampak intervensi. Rekomendasi bertujuan memperbaiki mutu dari program selanjutnya, dengan saran-saran perbaikan dan saran-saran untuk tidak mengulang kesalahan.
 
;